daftar pustaka pemberdayaan tanaman tembakau
•Jenis tanaman tembakau
° Menurut Muhammad Harits Azhari dan Kawan kawan 2024. Tanaman tembakau ini tergolong dalam tanaman perkebunan, tersebar diseluruh nusantara. Secara umum, penggunaan tembakau masih terbatas sebagai bahan baku untuk pembuatan rokok. Menurut Taiga dan Friday (2009) daun dari tanaman tembakau mengandung bahan yang bersifat antibakteri dan antijamur, sehingga daun tembakau dapat dialih fungsikan menjadi obat alternatif, dalam hal ini daun tembakau dapat digunakan sebagai obat antijamur. Pada perkembangan tanaman tembakau, tembakau linting rasa (tembakau gulung beraneka rasa) merupakan alternatif bagi konsumen di masa kini. Pasar tembakau saat ini diramaikan dengan kehadiran tembakau rasa-rasa. Karena, harga rokok konvensional di Indonesia tergolong mahal, sehingga membuat perokok harus mencari alternatif lain untuk meminimalisir biaya, salah satu caranya yakni dengan mengosumsi tembakau lintingan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen pemilihan tembakau rasa yang paling banyak diminati oleh konsumen dengan menggunakan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) dan diharapkan nantinya dapat menjadi rekomendasi untuk masyarakat yang baru akan memulai mengganti rokok konvensional dengan tembakau linting rasa (tembakau gulung beraneka rasa) mengingat harga rokok konvensional yang semakin meningkat untuk penjual.
•Menurut Maria Magdalena dan kawan kawan tahun 2023.Artikel jurnal // Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara
Indeks Keanekaragaman Jenis Serangga Pada Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabaccum L.) Di Kebun Helvetia PT. Perkebunan Nusantara II
Tahun 2013
DOI: 10.32734/jaet.v2i1.5756
Maria Magdalena Tambunan, Mena Uly, Mena Uly, Hasanuddin Hasanuddin
Ikon Metrik 214 tampilan // 1635 unduhan
Abstrak
Indeks Varietas Serangga pada Tanaman Tembakau (Nicotiana tabaccum L.) di Kebun Helvetia, PT Nusantara II. Tembakau deli merupakan komoditas strategis di Indonesia. Terutama digunakan sebagai pembungkus cerutu (dengan kualitas terbaik) yang dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hama dan penyakit tanaman pada tanaman tembakau merupakan masalah utama pada setiap musim tanam. Dengan mengetahui status serangga pada lahan tembakau diharapkan dapat dilakukan tindakan pencegahan pada musim tanam berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks varietas serangga pada tanaman tembakau (Nicotiana tabaccum L.) di Kebun Helvetia dengan tujuan untuk mengetahui jenis serangga berguna, serangga tidak berguna, parasitoid dan predator pada lahan tersebut. Penelitian dilakukan di Kebun Helvetia PT Nusantara II, Medan pada bulan Mei – Juni 2012, dengan menggunakan desain survei dengan pengambilan sampel secara diagonal dimana sampel pertama diambil di tengah blok sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Blok D terdapat 15 famili serangga tidak berguna, 2 famili parasitoid, 7 famili predator dan 6 famili serangga berguna. Kawasan Blok E terdiri dari 15 famili serangga tak berguna, 3 famili parasitoid, 8 famili predator, dan 8 famili serangga berguna. Nilai indeks keanekaragaman serangga tertinggi di kawasan Blok E adalah 2,3486 (sedang) yang berarti keberadaan serangga alami dan serangga hama hampir seimbang.
Daftar pustaka
- Azhari, M. H., Sari, R. F., & Aprilia, R. (2024). PENENTUAN JENIS TEMBAKAU YANG PALING BANYAK DIMINATI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (SMART). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 7(2), 473-48
-Tambunan, M. M., Uly, M., Uly, M., & Hasanuddin, H. (2014). Indeks Keanekaragaman Jenis Serangga Pada Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabaccum L.) Di Kebun Helvetia PT. Perkebunan Nusantara II. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(1), 97074.